Jakarta, WartaDKI.com - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (FHanura), Saleh Husin, menyatakan rencana pengelola jalan tol untuk menaikkan tarif tol, perlu ditinjau ulang. Pasalnya, pengelola jalan tol juga harus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebelum menaikkan tarif tol.
"Ya saya kira untuk kenaikan tarif tol sebaiknya tidak harus langsung begitu saja, tapi sebaiknya pengelola jalan tol harus memenuhi dulu standar pelayanan minimum (SPM) di setiap sektor,"
ujar Saleh di Jakarta, Rabu (20/3/2013).
Menurut Sekretaris FHanura di DPR ini, jika pengelola jalan tol belum mampu memenuhi hal tersebut, maka sebaiknya pemerintah tidak dulu menaikan tetapi pemerintah meminta pengelola untuk memenuhi dulu SPM baru bisa dinaikkan.
Walapun kita tahu UU menyebut kenaikan berkala setiap dua tahun.

Jika belum, sebaiknya pemerintah tidak dulu menaikkan tarif tol, tetapi pemerintah meminta pengelola untuk memenuhi dulu SPM-nya baru bisa dinaikkan. Walapun kita tahu UU menyebut kenaikan berkala setiap dua tahun,” tegasnya
Saleh menegaskan, hal ini perlu dilakukan agar pengelola benar benar mengelola jalan tol dengan sebaik-baiknya. "Sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa maksimal dan pengguna jalan tol merasa tidak dirugikan," tukasnya.

Berikut daftar rencana ruas jalan tol yang akan dilakukan penyesuaian tarif di 2013:

April 2013

1. Makassar Seksi IV

Agustus 2013

2. Surabaya-Mojokerto Seksi I

September 2013

3. Jagorawi

4. Jakarta-Tangerang

5. Dalam Kota Jakarta

6. JORR

7. Padalarang-Cileunyi

8. Cikampek-Pwkt-Padalarang

9. Semarang Seksi ABC

10. Surabaya-Gempol

11. Palimanan-Kanci

12. Belawan-Medan-Tj. Morawa

13. Serpong-Pd Aren

14. Tangerang-Merak

15. Ujung Pandang Tahap I dan II

16. Pondok Aren-Ulujami

November 2013

17. Semarang-Solo Seksi I

18. Bogor Ring Road Seksi I.